Gedung FU, Ushul News – Program Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah menggelar tes Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi calon mahasiswa baru program magister dan doktor untuk periode semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 lewat daring.

Tes dilakukan mulai hari ini, Rabu (10/02/2021) untuk Mata Uji Tes Potensi Akademik (TPA). Dilanjutkan dengan TOEFL pada Kamis (11/02/2021), TOAFL pada Senin (15/02/2021), dan diakhiri tes wawancara lisan pada Selasa-Rabu (16-17/02/2021).

Untuk beberapa tahap seleksi, TPA diselenggarakan oleh Pusat Layanan Psikologi (PLP), Toefl dan Toafl oleh Pusat Pengembangan Bahasa (PPB), sementara tes wawancara dilakukan oleh Fakultas atau Sekolah Pascasarjana masing-masing.

Pada PMB kali ini, UIN Syarif Hidayatullah akan menyeleksi sebanyak 175 Calon Mahasiswa Baru (Camaba). Jumlah ini terdiri atas calon mahasiswa Program Doktor (sebanyak 88 orang), Program Magister (sebanyak 87 orang). Ujian daring ini berlangsung dengan mekanisme sebagaimana ujian biasanya, namun dengan beberapa penyesuaian.

Ketua Program Magister Fakultas Ushuluddin, Bustamin menjelaskan, proses seleksi tahun ini seluruhnya diselenggarakan secara daring, mulai dari pendaftaran hingga tes tertulis dan wawancara.

“Jadi, kita laksanakan ini memang sebagai respons situasi darurat Covid-19. Para peserta mengerjakan soal dari tempat masing-masing. Soalnya terbagi dalam tiga kategori, yaitu kemampuan Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Potensi Akademik,” ujar Bustamin di Ruang Kerjanya. Rabu (10/02/2021)

Proses persiapannya, Ia menambahkan, sejak awal pembuatan brosur hingga pendaftaran ditutup tidak ada kendala yang berarti.

“Alhamdulillah lancar sejak awal, kalaupun ada kendala, misalnya seperti miskomunikasi terkait perubahan jadwal ujian, tetapi bisa teratasi dengan baik. Sampai saat ini ada 17 pendaftar Program Magister Fakultas Ushuluddin,” paparnya

“Kami berharap, mudah-mudahan para Camaba yang mendaftar ini sesuai dengan program kami di masing-masing prodi. Dan mereka yang lulus benar-benar berkualitas untuk tingkat magister, sehingga kami nantinya tidak mengalami kesulitan,” imbuhnya

Di tempat terpisah, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kusmana, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, camaba yang mendaftar diharapkan bisa melewati tes seleksi dengan baik dan lulus dengan kualifikasi yang sesuai dengan visi misi Fakultas.

“Perlu diketahui, PMB Program Magister pada semester genap baru pada tahun ini dilaksanakan di Fakultas. Jadi ini yang pertama kalinya. Biasanya hanya dilaksanakan 1 kali per tahun, yaitu di Semester Ganjil. Itu menjadi salah satu sebab kenapa jumlah camaba tidak terlalu banyak, walaupun telah disosialisasikan, tapi ternyata jumlah peminatnya cukup banyak,” terangnya

“Bila camaba berkeinginan memperdalam disiplin ilmu di prodi masing-masing dalam keilmuan ushuluddin, maka mereka sudah daftar di tempat yang benar. Semoga keberadaan mereka yang lulus seleksi di sini bisa menguatkan citra Unggul fakultas kita yang selalu berkomitmen untuk terus mendorong meningkatnya budaya ilmiah di Pendidikan Tinggi Islam,” harap Kusmana. (man)