Fakultas Ushuluddin (FU) mengadakan Rapat Kerja (Raker) dengan tema Peningkatan Mutu Layanan Umum dan Akademik Berbasis Online di Puteri Gunung Hotel, Lembang, Bandung pada Rabu (30/10/2019) hingga Jum’at (1/11/2019).

Hari pertama, kegiatan dimulai pada pukul 20.00 hingga 22.30 waktu Indonesia Barat (WIB). Pada pertemuan di hari pertama, seluruh civitas academica FU dibagi ke dalam dua ruangan.

Ruang pertama membahas materi tentang penyusunan kurikulum PTKI mengacu pada KKNI dan SN-Dikti dengan pemateri Dr. H. Rudi Ahmad Suryadi, S.Pd.I, M.Ag. Sedangkan di ruang kedua membahas tentang perumusan e-letter dengan pemateri

Dr. Rudi mengatakan, rumusan bahan kajian dapat dianalisis pada awalnya berdasarkan unsur pengetahuan dari capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang telah dirumusukan. Bahan kajian ini dapat berupa satu atau lebih cabang ilmu beserta ranting ilmunya.

Bahan kajian merupakan unsur-unsur keilmuan program studi. Bahan kajian dapat ditentukan berdasarkan struktur isi disiplin ilmu (body knowledge), teknologi, dan seni program seni.

“Jadi bapak ibu, bahan kajian itu adalah unsur-unsur keilmuan prodi. Nah, bahan kajian dapat ditentukan berdasarkan struktur isi disiplin ilmu, teknologi, dan seni program studi,” kata beliau.

Program studi dengan melibatkan dosen dapat mengurai bahan kajian tersebut menjadi lebih rinci pada tingkat penguasaan, keluasan, dan kedalamannya. Keluasan adalah banyaknya sub pokok bahasan yang tercakup dalam bahan kajian. Sedangkan kedalaman bahan kajian adalah tingkat kedalaman bahan kajian dilihat dari tingkat kompetensi pada sub pokok bahasan.

“Nanti dosen-dosen di setiap prodi itu dilibatkan supaya nanti bisa mengurai bahan kajian tersebut menjadi lebih rinci, baik penguasaan, keluasan, dan kedalamannya,” lanjut beliau.

Ruang kedua membahas tentang perumusan e-letter dengan pemateri perwakilan dari Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustipanda) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Fadlan Ramadhan, S.Kom.

(yd/zm)