Profil

Foto Halaman 1

Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan salah satu fakultas tertua di lingkungan UIN syarif Hidayatullah Jakarta. Ia didirikan tanggal 5 Nopember 1962 sebagai bagian dari fakultas di IAIN cabang Jakarta. Sebagai fakultas tertua, ia memiliki sejarah yang cukup panjang yang secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Saat berdirinya, Fakultas Ushuluddin menepati ruangan di masjid Agung Al-Azhar. Namun karena jumlah mahasiswa semakin bertambah, dan ruangan di Masjid Agung Al-Azhar tidak memadai lagi untuk digunakan, maka pimpinan fakultas berusaha untuk mencari tempat yang lebih memadai.
  2. Tahun 1964 Fakultas Ushuluddin melaksanakan kegiatan operasionalnya di gedung milik Departemen Agama di jalan Cemara No.42 Menteng, Jakarta Pusat. Pada tahun 1964 itu pula dibuka secara resmi Jurusan Ilmu Dakwah untuk tingkat doktoral yang sebelumnya sudah memiliki tingkat Sarjana Muda.
  3. Jurusan Dakwah ini mengeluarkan alumninya (Sarjana Lengkap) untuk pertama kali pada tahun 1968.
  4. Pada tahun 1967 Fakultas Ushuluddin membuka Jurusan Perbandingan Agama. Seiring dengan pertambahan jurusan dan mahasiswa, Fakultas Ushuluddin membentuk panitia untuk mengusahakan ruang perkuliahan tambahan untuk mahasiswa baru.
  5. Tahun 1969 Fakultas Ushuluddin pindah ke gedung baru milik Departemen Agama di Jalan Indramayu No.14 Menteng, Jakarta Pusat. Gedung baru itu tidak hanya digunakan sebagai ruang perkuliahan, tapi juga sebagai pusat pelayanan administrasi.
  6. Setelah satu setengah dasa warsa terpisah dari induknya, maka pada tahun 1977 Fakultas Ushuluddin kembali ke kampus utama di Ciputat.Di kampus Ciputat, Fakultas Ushuluddin masih sering berpindah-pindah, meskipun hanya dari satu unit lain di lingkungan kampus.
  7. Tahun 1982, Fakultas yang dikenal sebagai sarang pemikir kritis ini mendirikan Jurusan Aqidah Dengan berdirinya jurusan ini, semakin kukuh pula citra Fakultas Ushuluddin sebagai fakultas pengusung pembaharuan pemikiran Islam di Indonesia.
  8. Tahun 1989, Fakultas Ushuluddin mendirikan Jurusan Tafsir-Hadis. Sampai kini Jurusan/Program Studi Tafsir-Hadis merupakan jurusan yang paling banyak mahasiswanya. Tahun 2015 program studi tafsir hadis akan dipecah menjadi dua prodi: Ilmu al-Quran dan Tafsir dan ilmu Hadis.
  9. Tahun 1999 Fakultas Ushuluddin membuka dua program studi baru yaitu, program studi Sosiologi Agama dan program studi Pemikiran Politik Dari dua program studi ini diharapkan muncul dan berkembang wacana integrasi antara ilmu-ilmu agama (Islam) dan ilmu-ilmu sosial empiris.
  10. Tahun 2002, Presiden RI menerbitkan Kepres No.31 tahun 2002 tanggal 20 Mei 2002 tentang perubahan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Perubahan ini diikuti pula dengan perubahan nama-nama fakultas di lingkungan UIN Jakarta, yang menyiratkan keinginan untuk melakukan akselerasi integrasi keilmuan di kampus ini. Fakultas Ushuluddin pun mendapat nama baru, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF).
  11. Seiring dengan pengembangan Fakultas di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sejak tahun 2009, Prodi Sosiologi Agama, dan Prodi Pemikiran Politik Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat dialihkan ke Fakultas yang baru didirikan, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sehingga Fakultas Ushuluddin dan Filsafat kini hanya memiliki tiga Jurusan atau Program Studi, yaitu Jurusan/Prodi Perbandingan Agama, Prodi Aqidah Filsafat, dan Prodi Tafsir-Hadis. Seiring dengan hal itu telah diusulkan nama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat berubah menjadi Fakultas Ushuluddin tanpa Filsafat, namun hingga sekarang belum turun SK perubahannya. SK perubahannya belum turun, namun Kemenag sudah menetapkan nama Fakultas Ushuluddin, yaitu Fakultas Ushuluddin dan tanpa ada tambahan di belakangnya.

Ketiga Prodi tersebut telah memperoleh akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), dengan nilai A untuk Prodi Tafsir-Hadis, nilai B untuk Prodi Perbandingan Agama dan nilai A untuk Prodi Aqidah-Filsafat.

  1. Tahun 2012, tepatnya tanggal 14 Nopember 2012 Fakultas Ushuluddin berdasarkan SK Dirjen Pendis Kementerian AgamaNomor 1424 Tahun 2012 tertanggal 31 Agustus 2012, membuka Program Magister (S2) Prodi Perbandingan Agama, Aqidah Filsafat, dan Tafsir Hadis. Pembukaan Prodi ini dikukuhkan oleh Wakil Menteri Agama RI (Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA) dalam acara Seminar Nasional dan HUT ke 50 Fakultas Ushuluddin yang bertema “Ushuluddin dan Problematika Bangsa”. Pembukaan Program Magister (S2),merupakan upaya pengembangan kelembagaan maupun keilmuan dalam rangka mewujudkan visi dan misi fakultas. Sekarang prodi Perbandingan Agama (S2) sudah diakreditasi dan mendapat nilai C, Filsafat Agama dan Tafsir Hadis mendapat nilai B dari BAN PT.
  2. Tahun 2015 Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, berdasarkan SK Dirjen Pendis Kementrian Agama program studi yang merupakan pecahan dari Tafsir Hadis dan Aqidah Filsafat antara lain: 1. Prodi Perbandingan Agama 2. Prodi Aqidah dan Filsafat Islam 3. Prodi Ilmu Tasawuf 4. Prodi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir 5. Prodi Ilmu Hadis.