Fakultas Ushuluddin Gelar Silaturahmi dan Pelepasan Calon Peserta Wisuda ke-113

Fakultas Ushuluddin (FU) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar acara Silaturahmi dan Pelepasan Calon Peserta Wisuda Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ke-113 di Ruang Teater Prof. Dr. H.A.R. Partosentono pada Rabu (4/9/2019). Kegiatan ini dimulai pukul 13.30 hingga 14.30 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Setelah pembukaan, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya disusul dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta No. 28 tahun 2019

tentang lulusan dan lulusan terbaik wisuda ke-113 Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik Kusmana, Ph.D.

Berdasarkan surat keputusan tersebut, ada 83 orang calon peserta wisuda strata 1 yang terdiri dari 17 orang dari Prodi Studi Agama-agama, 21 Prodi Aqidah Filsafat, dan 37 Prodi Ilmu al-Qur’an Tafsir. Selain itu delapan orang calon peserta wisuda prodi magister (S2) yang terdiri dari dua orang dari Konsentrasi Agama Konghucu, dan enam orang dari Program Studi Ilmu al-Qur’an Tafsir. Dalam sambutannya, Dr. Yusuf Rahman, MA mengatakan bahwa wisuda bukanlah akhir, namun awal dari perjuangan. Beliau mendukung penuh seluruh alumni Fakultas Ushuluddin, baik yang melanjutkan jenjang strata 2, mencari pekerjaan, hingga membuka usaha sendiri.

“Wisuda ini adalah awal dari perjuangan anda, bukanlah akhir. Kami selalu mendukung kelanjutan anda-anda sekalian,” ucapnya.

Dekan menjelaskan, untuk dinobatkan sebagai lulusan terbaik di Fakultas Ushuluddin, mahasiswa harus memenuhi dua kriteria yakni waktu penyelesaian masa studi, dan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang tinggi. Ini, lanjutnya, sebagai upaya untuk mengapresiasi mahasiswa yang berusaha lulus dengan cepat.

“Untuk jadi mahasiswa terbaik ada dua kriteria. Studi nya cepat dan nilainya juga tinggi. Jadi kalo misalnya ada yang cuma nilainya tinggi tapi studi nya lama, itu tidak bisa,” ucapnya.

Adapun lulusan terbaik Fakultas Ushuluddin disematkan kepada Fina Madihah sekaligus menjadi mahasiswa terbaik di Prodi Ilmu al-Qur’an Tafsir yang mendapat IPK 3,74 dengan predikat cumlaude. Mahasiswa terbaik Prodi Studi Agama-agama dan Aqidah Filsafat masing-masing dinobatkan kepada Windi Anisa dengan IPK 3,74, dan Lukman Hakim dengan IPK 3,73. Keduanya mendapatkan predikat cumlaude.

Dekan memaparkan, Fakultas Ushuluddin sedang mengkaji kebijakan baru terkait tugas akhir mahasiswa strata 1. Nantinya mahasiswa akan menjadi asisten dalam penelitian dosen yang sekaligus bisa dijadikan sebagai tugas akhirnya. Hal ini, sambungnya, diharapkan mampu memberikan pengalaman lebih kepada mahasiswa.

“Misalnya dosen sedang meneliti tentang manuskrip Qur’an, nah mahasiswa nya juga bisa meneliti dengan tema yang sesuai dengan dosen bersangkutan. Kedua belah pihak tinggal komunikasi agar menemukan tema yang sesuai. Ini masih menjadi kajian. Mudah-mudahan bisa diterapkan di semester yang akan datang,” katanya.

Senada dengan Dr. Yusuf Rahman, MA, Kusmana, Ph.D mengatakan asistensi penelitian dosen sebelumnya sudah pernah dilakukan oleh beberapa mahasiswa dan alumni Fakultas Ushuluddin, namun belum menjadi kebijakan fakultas.

“Asistensi penelitian sebelum nya sudah ada tapi belum jadi kebijakan fakultas. Di kepemimpinan dekan sekarang, asistensi ini sedang dikaji. Namun, untuk sekarang sudah ada CUSQA sebagai wadah untuk meningkatkan budaya akademik Fakultas Ushuluddin di segala sisi nya. Mulai akademik, dan lain-lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Dr. Medi Zainul Bahri, MA memaparkan laporan keuangan hasil iuran alumni. Uang yang terkumpul sudah diterima dan akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Uang iuran alumni ini digunakan untuk beberapa hal seperti memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, yang nulis di koran dan media lainnya. Membeli cinderamata kalo ada tamu dari kampus lain yang berkunjung ke ushuluddin. Dan juga membeli fasilitas penunjang seperti yang terbaru ini AC untuk Dosen dari uang sumbangan alumni tersebut,” paparnya.

Turut hadir Ketua dan Sekretaris Prodi Ilmu al-Qur’an Tafsir Dr. Eva Nugraha, MA dan Fahrizal Mahdi, MA, MIRKH. Ketua Prodi Ilmu Hadis Rifqi Muhammad Fatkhi, MA Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Muallimin Ibrahim, S.Pd.I. Sesi terakhir di isi dengan foto-foto bersama pimpinan Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

(zham/yud)